“Mamma Mia” dan Legenda ABBA

“Mamma Mia” dan Legenda ABBA

ANDA sudah menonton film “Mamma Mia”? Film drama komedi musikal ini dibuat berdasarkan lagu-lagu grup band asal Swedia, ABBA yang pernah populer tahun 1972-1982. Film garapan sutradara Phyllida Llyod ini menampilkan bintang Pierce Brosnan (sebagai Sam Carmichael), Merryl Streep (sebagai Donna Sheridan) Amanda Syefried (sebagai Sophie Sheridan), Stellan Skarsgard (Bill Anderson), Colin Firth (Harry Bright), dengan syuting di salah satu pulau nan indah di Yunani.

Dibesarkan di sebuah pulau di Yunani oleh seorang ibu (Donna) yang tak pernah mengatakan identitas sang ayah, seorang calon pengantin wanita (Sophie) mengundang tiga pria yang mungkin adalah ayahnya ke perkawinannya yaitu Sam Carmichael, Bill Anderson, dan Harry Bright. Siapa dari ketiga lelaki itu yang sesungguhnya ayah Sophie? Tentu saja lebih baik Anda simak sendiri film ini supaya lebih seru.

Dalam kolom ini, saya ingin mengulas sekilas tentang ABBA. Meskipun lagu-lagu ABBA dirilis 20-30 tahun silam, namun beberapa lagu grup band ini masih abadi seperti “Dancing Queen” dan “I Have a Dream”. Bagi mereka yang saat ini berusia 40-50 tahun, menonton film ini seperti bernostalgia. Sebab lagu-lagu ABBA populer saat mereka masih remaja. 

ABBA merupakan akronim dari nama-nama empat anggota grup ini yaitu Agnetha Faltskog,  Bjorn Ulvaeus, Benny Anderson, dan Anni-Frid Lyngstad. Faltskog dan Ulvaeus menikah, demikian pula Anderson-Lyngstad menjadi pasangan suami-istri. Kedua pasangan ini menggetarkan dunia selama kurun waktu sepuluh tahun dengan lagu-lagu berjenis rock, pop dan disko. 

ABBA grup band pop pertama dari daratan Eropa yang menikmati kesuksesan berkat lagu-lagu mereka selalu di tangga lagu teratas di Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Irlandia, Afrika Selatan, Australia, dan Selandia Baru.  ABBA adalah salah satu grup band di dunia yang berhasil menjual lebih dari 400 juta album di seantero dunia.

Tahun 1973, album pertama ABBA “Ring Ring” langsung memikat penggemar lagu di sejumlah negara di Eropa. Tahun 1974, single “Waterloo” berada di tangga lagu-lagu di banyak negara di Eropa. Di Inggris misalnya, “Waterloo” di peringkat 1, di Amerika Serikat  “Waterloo” meraih posisi ke-6 tangga lagu-lagu Billboard Hot 100. Sementara single lainnya “Honey, Honey” menggapai posisi ke-27 di AS dan masuk tiga besar lagu terpopuler di Jerman.

Januari 1976, lagu “Mamma Mia” masuk posisi nomor satu tangga lagu-lagu populer di Inggris, sementara lagu “SOS” masuk urutan ke-10 dalam tangga lagu-lagu Record World Top 100  dan posisi ke-15 tangga lagu Billboarad Hot 100. Lagu “SOS” termasuk salah satu lagu yang paling sering diputar dan dinyanyikan di Amerika pada tahun 1975.

Di Australia, video “I Do I Do I Do I Do I Do” dan “Mamma Mia” sangat populer pada tahun 1975. Kedua lagu itu pun berada di posisi pertama tangga lagu-lagu di negeri kanguru tersebut.

Lagu “Fernando” salah satu lagu dalam album “Greatest Hits” bertahan di urutan pertama tangga lagu di 12 negara di dunia. Bahkan di Australia, posisi nomor satu bertahan sampai 14 minggu, mendekati lagu “Hey Jude”-nya The Beatles yang juga bertahan berbulan-bulan lamanya. 

Lagu “Money, Money, Money”, :Knowing Me, Knowing You”, dan “Dancing Queen” dari album “Arrival” melesat tinggi. Grup band ABBA sangat, sangat populer di Inggris, sebagian besar negara-negara Eropa Barat dan Australia. 

Januari 1979, ABBA menampilkan “Chiquitita” dalam konser musik UNICEF yang digelar di Sidang Umum PBB untuk memperingati Tahun Anak Internasional. Single itu langsung berada di urutan satu tangga lagu-lagu di 10 negara. Lagu lainnya “Does Your Mother Know”, “Voulez-Vous”. “I Have a Dream”, “Gimme Gimme Gimme” tetap menjadi lagu-lagu hits di sejumlah negara.

Perceraian kedua pasangan ini agaknya mempengaruhi penampilan grup ABBA. Keempat anggota band ini muncul terakhir kali sebagai ABBA pada Desember 1982. Setelah itu, mereka seakan menghilang dari peredaran. 

Sampai akhirnya pada 4 Juli 2008, keempatnya berkumpul kembali, mengadakan reuni saat premiere film “Mamma Mia” di Swedia. “Kami tak akan pernah muncul di panggung bersama-sama lagi,” kata Ulvaeus kepada The Sunday Telegraph. “Tak ada motivasi buat kami untuk berkumpul lagi. Uang bukanlah faktor utama. Biarlah orang mengenang kami seperti apa adanya,” kata Ulvaeus. 

Setelah lebih 30 tahun, lagu-lagu ABBA kini hadir kembali. Album soundstrack Mamma Mia kembali diburu orang, bahkan kini berada di urutan pertama tangga lagu Billboard di Amerika pada Agustus 2008. Sungguh luar biasa, legenda ABBA. 

Serpong, 28 September 2008

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s