Hobi: Mobil Antik, Makin Tua Makin Dicari

KOMPAS

Rabu, 27 Agustus 2008

Metropolitan

Siapa bilang mobil tua menjadi barang tak berguna? Di tangan para kolektor, mobil-mobil tua bisa menjadi mobil antik yang bernilai tinggi.

Itulah yang dilakukan kolektor seperti Stanley Atmadja yang memiliki sedikitnya 20 mobil antik. Tidak mudah memang membuat mobil tua menjadi mobil antik.

Stanley yang juga Ketua Umum Indonesia Classic Car Owners Club (ICCOC) ini membutuhkan waktu satu sampai dua tahun untuk memoles mobil tua agar betul-betul layak disebut mobil antik.

”Untuk mobil Eropa, saya harus memesan suku cadang mobil-mobil tua hingga ke Inggris,” kata Stanley dalam percakapan dengan Kompas di sela-sela Pameran Indonesia Classic Car Owners Club di Jakarta Convention Center, hari Jumat (22/8). Pameran ICCOC berlangsung tiga hari, 22-24 Agustus.

Sedikitnya seratus mobil antik milik 20 kolektor dipamerkan di sana. Mobil-mobil antik itu buatan Amerika Serikat, Jerman, Jepang, dan Inggris, yang diproduksi antara rentang waktu tahun 1930 dan 1980.

Stanley yang sehari-hari Chief Executive Officer (CEO) PT Adira Finance itu mengaku tertarik dengan mobil antik sejak tahun 1980-an. Mobil koleksinya sebagian produksi Eropa, Jepang, dan Amerika.

Hal senada disampaikan Sekjen ICCOC Robert Suhardiman, pengusaha batu bara dari Kalimantan Timur. Robert mengaku memiliki puluhan mobil antik dari berbagai jenis dan merek.

”Koleksi mobil antik di Indonesia lebih lengkap dibandingkan dengan Singapura, Malaysia, dan Thailand. Koleksi Indonesia lebih lengkap,” kata Robert menjelaskan.

Pakar manajemen Hermawan Kartajaya yang datang ke pameran itu berpendapat, koleksi mobil-mobil antik ini menunjukkan kepada dunia bahwa orang Indonesia sesungguhnya memiliki peradaban yang tinggi.

Menurut Hermawan, jika ada bangsa yang mengoleksi benda-benda produk masa silam dan merawatnya dengan kasih sayang, berarti bangsa itu punya peradaban yang tinggi. (ksp)
FOTO di blog ini foto salah satu mobil antik dalam pameran Indonesia Classic Car Owners Club di Jakarta Convention Center, 22-24 Agustus 2008. Foto oleh KSP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s