Jakarta Great Sale 2009 Dipindah ke Bulan April

KOMPAS
Sabtu, 21 Juni 2008
Metropolitan

Jakarta Great Sale 2009 Dipindah ke Bulan April

Ketika menggelar Jakarta Great Sale kali pertama tahun 1999, Suryadi Sasmita bercerita bahwa dia sempat kecewa karena acara ini tidak didukung pemerintah dan otoritas bandara.

”Saya minta agar pemasangan spanduk Jakarta Great Sale di setiap bandara di Indonesia. Tapi, rencana itu tidak jalan. Pernah kami pasang spanduk di Jakarta, tapi malah dikenakan pajak. Padahal gubernur waktu itu Sutiyoso sudah setuju,” kata Suryadi Sasmita, Sekretaris Pelaksana JGS 2008.

Selama bertahun-tahun, JGS menjadi sekadar acara rutin pengisi HUT Kota Jakarta. Nah, apakah JGS 2008 bisa berubah?

Ketua Pelaksana JGS 2008 Benjamin Mailool mengakui masih ada kekurangan di sana-sini dalam penyelenggaraan JGS. Namun, dia optimistis, JGS 2008 yang didukung oleh 16 asosiasi ini bakal lebih meriah.

”Saya baru bisa mempersiapkan JGS satu bulan terakhir ini,” ungkap Benjamin. Namun, 16 asosiasi yang mendukung JGS 2008 sepakat menyukseskan acara ini.

Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Arie Budhiman mengakui tak ada anggaran promosi untuk JGS 2008. Arie berharap 30 persen pajak restoran, pajak hiburan, dan pajak hotel dikembalikan ke dalam bentuk promosi untuk memperkenalkan tempat-tempat wisata potensial di Jakarta.

Tak adanya biaya promosi mengesankan JGS kurang serius digarap. Namun, Asisten Perekonomian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Mara Oloan Siregar mengatakan, kerja sama berbagai asosiasi dalam JGS 2008 merupakan langkah awal menuju JGS yang lebih baik.

Suryadi mengungkapkan, mepetnya waktu pelaksanaan JGS membuat dirinya menghubungi langsung pemilik dan pengelola pusat perbelanjaan dan ritel di Jakarta. Namun, ia mengatakan, di masa depan, pelaksanaan JGS harus lebih profesional.

”Gubernur Fauzi Bowo setuju jika pelaksanaan JGS 2009 tidak lagi digelar bulan Juni. Kami mengusulkan JGS dilaksanakan bulan April. Pertama, bulan Juni bagi banyak orang Indonesia, bulan di mana pengeluaran lebih banyak untuk membayar pendidikan anak. Kedua, acara JGS sudah didahului Great Singapore Sale yang dimulai bulan Mei,” kata Suryadi, yang juga Presiden PT Indonesia Wacoal.

Roy Mandey, event organizer JGS 2008, melihat perlunya dibentuk Jakarta Tourism Board (JTB) jika JGS ingin lebih baik.

JTB akan bekerja sebelum JGS digelar sampai acara dilaksanakan. Brand-brand internasional misalnya, dapat ikut jika dikontak enam bulan sebelumnya.

Paket-paket ”One Day Shopping” dapat ditawarkan ke orang asing di Bali. Mereka berangkat pagi, kemudian berbelanja seharian di mal-mal di Jakarta, makan di restoran dengan potongan harga khusus, dan kembali ke Bali pada malam harinya.

Diakui, dalam JGS 2008, panitia tak cukup punya banyak waktu menghubungi semua hotel, maskapai penerbangan, restoran, dan taksi sebagai pendukung JGS. Ini diakui Manajer Komunikasi Accor Indonesia Nieke P Handayani. Banyak hotel di bawah pengelolaan Accor sulit memberi respons karena waktu terlalu singkat. Maskapai penerbangan enggan memberi diskon karena pada bulan Juni-Juli masa liburan sekolah.

Dibutuhkan sinergi antar-asosiasi dan promosi terpadu agar JGS menjadi ikon wisata yang ditunggu-tunggu.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s