Indonesia for Obama: Dukungan Warga RI untuk Barack Obama


KOMPAS

10 Juni 2008, Selasa

Halaman Internasional

Mengapa Barack Obama menarik bagi sejumlah orang Indonesia? Pertanyaan ini mengemuka ketika sejumlah warga negara Indonesia berkumpul bersama hari Minggu (8/6) untuk satu hal yang sama: mendukung Barack Obama menjadi presiden Amerika Serikat.

Yang menarik, kumpul-kumpul ini berawal dari komunitas dunia maya, yaitu facebook. Jejaring sosial ini dalam waktu singkat mengajak ratusan orang Indonesia mendukung Barack Obama.

Dari dukungan di dunia maya, berlanjut pada ”kopi darat”. Dari pribadi-pribadi yang tidak saling mengenal, komunitas ini memiliki semangat yang sama: Indonesia for Obama dan punya semangat berkumpul.

Mereka membawa poster dan pernak-pernik bertuliskan ”Yes We Can” dan ”Change We Can Believe In Obama ’08”.

Enda Nasution, sang penggagas jejaring sosial ”Indonesia for Obama”, berharap semangat Obama sebagai tokoh muda kelahiran 4 Agustus 1961 itu dapat menular ke Indonesia. Sebab, calon presiden Indonesia pada pemilihan presiden tahun 2009 adalah tokoh yang sudah berumur sekitar 60 tahun.

”Sebagai orang muda, kita berharap ada tokoh muda Indonesia, seperti Obama, yang berusia 47 tahun dan berani maju sebagai calon presiden,” kata Enda, yang juga dikenal sebagai blogger.


Agus Hamonangan, moderator milis Forum Pembaca Kompas, mengungkapkan, ada kebanggaan ketika banyak orang membicarakan masa kecil Barack Obama yang pernah tinggal di Jakarta. Sejarah ini dapat membuat nama Indonesia selalu ikut disebut-sebut.

Sepanjang sejarah pemilihan presiden AS, memang baru kali ini nama Indonesia disebut-sebut media massa. Banyak orang ingin tahu latar belakang keluarga Obama yang multikultur dan multiras. Bahkan, keluarga Obama melambangkan keberagaman AS.

Barack Obama dilahirkan di Queen’s Medical Center di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat, dari pasangan Barack Hussein Obama Sr, ekonom lulusan Harvard asal Kenya, dan Ann Dunham dari Wichita, Kansas, Amerika Serikat. Ketika Obama dilahirkan, kedua orangtuanya adalah mahasiswa di East-West Center di Universitas Hawaii di Manoa.

Namun, saat Obama berusia dua tahun, orangtuanya bercerai. Ayahnya kembali ke Kenya, hanya sempat bertemu sekali dengan anaknya, sebelum meninggal dunia pada tahun 1982.
Pindah ke Jakarta

Ann Dunham kemudian menikah lagi dengan Lolo Soetoro, mahasiswa East-West Center dari Indonesia.
Saat berusia enam tahun, Obama pindah ke Jakarta. Ann ikut suami keduanya, Lolo Soetoro. Namun, empat tahun kemudian, tahun 1971, Obama meninggalkan Jakarta, tinggal bersama kakeknya di Hawaii.

Para sahabat dan guru Obama di SD Menteng Jakarta Pusat mengaku bangga kepada Barack Obama. ”Saya pikir bukan hanya saya, tetapi semua orang Indonesia bangga kepadanya karena dia pernah tinggal di Indonesia,” kata Cut Citra Dewi, sahabat Obama satu kelas di SD Menteng, seperti dikutip Reuters.

”Kami akan selalu berdoa untuk Obama dan berharap dia berhasil menjadi presiden AS. Kita saat ini menghadapi krisis global dan kita berharap jika Obama menjadi presiden, dia mampu mengatasi situasi ini. Tak ada lagi perang,” ungkapnya.
Para sahabatnya saat bersama di bangku SD Menteng menceritakan, Obama kecil sangat suka menggambar karakter kartun.

Mereka berharap Obama menjadi presiden AS dan ini akan memperkuat hubungan Indonesia dengan AS. Salah seorang guru Obama di SD Menteng, Effendi, mendoakan Obama.


Tentu bukan hanya Effendi. Banyak orang Indonesia mendukung Barack Obama, senator Illinois yang berhasil maju sebagai calon presiden AS dari Partai Demokrat. Obama akan menghadapi calon dari Partai Republik, John McCain.

Inilah juga yang dilakukan orang-orang muda Indonesia, yang bergabung dalam komunitas jejaring sosial facebook ”Indonesia for Obama”.

”Kami akan bertemu secara rutin sampai pada hari pemilihan presiden Amerika,” kata Terra Taihitu, staf National Democratic Institute for International Affairs, bersemangat.


Bagaimana bila akhirnya Obama kalah? ”Ya kita ajak Obama ikut pemilihan presiden Indonesia,” kata Dicky Darwis bercanda.

Bagaimanapun, dukungan sejumlah orang Indonesia untuk Barack Obama, sosok calon presiden berkulit hitam, menjadi menarik.

Sosok Obama memukau publik. Dia adalah calon presiden AS yang berhasil memanfaatkan kecanggihan teknologi internet baik untuk publikasi maupun menggalang donasi bagi kampanyenya. (R ADHI KUSUMAPUTRA)

FOTO di blog ini foto orang Indonesia pendukung Barack Obama. Thanks to Cornila yang memgambil foto ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s