Kolom Blog Adhi Ksp: Blog Jadi Ancaman bagi Pemerintah?

Kolom Blog Adhi Ksp

Blog Jadi Ancaman bagi Pemerintah?

KEHADIRAN blog di berbagai pelosok dunia, agaknya menjadi “ancaman” bagi pemerintahan sejumlah negara. Menurut studi tentang kebebasan pers yang dilakukan Reporters Without Borders seperti dikutip BBC, China termasuk salah satu negara yang menekan penggunaan internet. Sejauh ini China memenjarakan 50 orang atas posting-posting mereka di internet. Blog yang dapat diakses oleh siapapun lewat jaringan internet di seluruh dunia, diyakini menjadi alat kunci untuk mempromosikan kehidupan berdemokrasi.

Pemerintahan junta di Burma boleh-boleh saja membungkam pemberitaan media massa di negeri itu. Tetapi berkat kecanggihan teknologi, para biksu memanfaatkan internet dengan mengirimkan foto-foto kebrutalan junta dan berita paling baru. Informasi itu dimuat di blog milik aktivis prodemokrasi. Tak ada yang dapat disembunyikan oleh pemerintahan junta Burma atau Myanmar itu.

Yang menarik juga adalah kasus blogger asal Mesir, Abdel Kareem Soliman yang dipenjara selama empat tahun karena tulisan-tulisannya yang mengkritik institusi paling top di Mesir yaitu Universitas Al Azhar dan Presiden Mesir Hosni Mubarak, yang disebutnya sebagai diktator.

Laporan Reporters Without Borders menyebutkan, sejauh ini tercatat 64 orang masuk penjara akibat tulisan mereka di internet. Para jurnalis online dan blogger kini sudah dianggap ancaman oleh pemerintahan yang represif karena tulisan-tulisan yang pedas dan kritis. Malaysia, Thailand, Vietnam, Mesir, adalah contoh negara-negara yang menekan blogger dan jurnalis online.

Bagaimana dengan Indonesia? Beruntunglah, era reformasi dan kebebasan pers sudah muncul sejak rezim Soeharto jatuh. Kritik kepada pemerintahan, sah-sah saja. Kaum blogger di Indonesia pun tidak perlu cemas. Bahkan pemerintah melalui Depkomfindo merestui Pesta Blogger 2007 (yang digerakkan Enda Nasution dkk dengan event organizer Maverick dan bubu.com) akhir Oktober ini di Jakarta. Pemerintah justru menggalakkan masyarakat untuk menggunakan internet.

Mungkin menarik juga jika dalam Pesta Blogger nanti, disinggung juga perlunya kebebasan menulis bagi blogger. Jangan sampai kasus-kasus yang menimpa blogger di China, Mesir, Malaysia dan beberapa negara lainnya, terjadi di Indonesia.

Serpong, 17 Oktober 2007

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s