KOMPAS

Rabu, 01 Aug 2007

Halaman: 38

Penulis: R. Adhi Kusumaputra, Iwan Santosa


Adang Daradjatun
JAKARTA DIFOKUSKAN JADI PUSAT EKONOMI-BISNIS

Oleh R Adhi Kusumaputra dan Iwan Santosa

Pasangan Adang Daradjatun dan Dani Anwar sejak awal menyampaikan
slogan “Ayo Benahi Jakarta Menuju Jakarta MAS, Modern, Aman, dan
Sejahtera”. Adang dan Dani menyadari betapa berat pembangunan yang
dihadapi Jakarta.
Apa yang akan dilakukan Adang jika terpilih sebagai
Gubernur DKI Jakarta?

Beban yang dihadapi pasangan ini jika terpilih sebagai Gubernur
DKI Jakarta 2007-2012 memang tidak ringan. Meskipun PKS adalah
pemenang pemilu di Jakarta dan menguasai 18 kursi DPRD, partai-partai
lainnya yang menyokong pasangan Fauzi Bowo-Prijanto menguasai 57
kursi DPRD. Namun, politik adalah sesuatu yang dinamis. Dan seni
mencari berbagai kemungkinan adalah esensi dari apa yang disebut
politik.

Dani Anwar, calon wakil gubernur, tampaknya sudah mempunyai
jawaban untuk menghadapi DPRD. “Kami sudah menguasai trik untuk
menggerakkan kembali birokrasi dan legislatif,” ucap Dani, politisi
dari PKS dalam wawancara terpisah.

Berikut petikan percakapan Kompas dengan Adang mengenai visi masa
depannya tentang Jakarta
.

Jakarta ke depan, menurut Anda?
Jakarta ke depan sebaiknya diarahkan menjadi pusat ekonomi-
bisnis, sedangkan pusat pemerintahan dialihkan ke daerah lain.
Pemisahan fungsi pusat pemerintahan dan pusat ekonomi-bisnis dari
Jakarta akan memperkuat pertumbuhan ekonomi dan dinamika bisnis,
menurunkan korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mempertahankan daya
dukung alam terhadap pembangunan.

Kedudukan Jakarta sebagai Ibu Kota ke depan sebaiknya diakhiri
karena dalam jangka panjang tidak produktif. Jakarta ke depan
membutuhkan pengurangan fungsi kota karena beban pembangunan telah
melampaui kapasitas dan daya tampung optimal Jakarta sebagai daerah
pertumbuhan. Ini dapat mengancam pembangunan berkelanjutan
(sustainable development) di Jakarta.

Selain itu, kekhususan dalam pembiayaan daerah terutama untuk
pembangunan infrastruktur. Perlu dipertegas, untuk fungsi-fungsi apa
saja pemerintah provinsi berhak meminta pembiayaan khusus kepada
pemerintah pusat. Ketentuan khusus ini harus mengikuti prinsip
umum “money follow functions” agar tidak menimbulkan ketidakpastian
dalam sistem desentralisasi fiskal.

Yang juga penting diperhatikan adalah kerja sama antardaerah
untuk pengelolaan terpadu Jakarta sebagai megapolitan. Untuk Jakarta
Raya, kerja sama antardaerah untuk pengelolaan kawasan terpadu adalah
keharusan. Pola kerja sama antardaerah selama ini belum memberi
kejelasan bagaimana DKI akan dikelola terpadu.

Program jangka pendek yang akan Anda kerjakan jika terpilih?
Kita perlu menahan laju kerusakan lingkungan. Ruang terbuka hijau
kota harus segera direhabilitasi, pencemaran udara dan air harus
dikurangi, daerah aliran sungai harus dinormalisasi dan ruang-ruang
publik yang semakin luas harus terus ditambah. Tanpa perubahan
radikal di bidang ini, Jakarta akan makin tenggelam dalam air dan
lumpur.

Kita juga harus membangun ekonomi kerakyatan dan menciptakan
lapangan kerja untuk mengentaskan kemiskinan. Penggusuran dan razia
PKL tanpa solusi harus dihentikan, hak-hak ekonomi rakyat harus
dihormati. Birokrasi harus berubah dan berorientasi pada pelayanan.

Pasar tradisional harus ditingkatkan daya saingnya, sektor informal
potensial harus dikembangkan dan diintegrasikan dalam pembangunan,
balai latihan kerja harus direvitalisasi, dan program pemberdayaan
masyarakat kelurahan atau PPMK diarahkan untuk penciptaan pasar
kredit mikro yang fleksibel.

Selain itu, diperlukan percepatan pembangunan infrastruktur untuk
mengatasi kemacetan dan banjir. Infrastruktur transportasi kota
seharusnya difokuskan pada mass rapid transportation (MRT) berbasis
jalan raya (busway) dan berbasis rel (KRL), dan bukannya monorel dan
subway yang sangat mahal, tidak layak secara lingkungan dan tak
ekonomis secara bisnis- komersial. Ini rawan menimbulkan beban
subsidi dalam anggaran publik.

Infrastruktur pengendali banjir harus difokuskan pada pembangunan
Banjir Kanal Timur serta normalisasi daerah aliran sungai dan ruang
terbuka hijau.

Kebijakan pembangunan harus mampu menjawab secara sempurna
bagaimana Jakarta ke depan berjalan secara optimal menjalankan fungsi-
fungsi pemerintahan, mengentaskan kemiskinan, menciptakan lapangan
kerja, menyediakan infrastruktur dan melindungi lingkungan.

Anda menyebutkan paradigma pembangunan perkotaan harus diubah.
Bisa menjelaskan lebih jauh?

Jakarta ke depan memang membutuhkan perubahan paradigma
pembangunan perkotaan dari paradigma integrated infrastructure ke
paradigma urban development. Pembangunan kota tidak lagi hanya
bertujuan membangun jaringan infrastruktur kota yang terintegrasi,
tetapi juga membangun kemitraan, partisipasi masyarakat, dan
pembangunan berkelanjutan.

Pembangunan perkotaan dalam konsep ini difokuskan pada empat hal,
yaitu memperbaiki kualitas hidup penduduk, meningkatkan daya saing
kota, memperbaiki kualitas aparatur dan manajemen pemerintah, serta
meningkatkan kapasitas fiskal pemerintah kota.

Perbaikan kualitas hidup penduduk akan menghapus masalah
kemiskinan, meningkatkan harmoni dan memperbaiki ketahanan masyarakat.

Anda berencana menggratiskan biaya perawatan rumah sakit kelas
III bagi semua warga?

Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga, kami
merencanakan menggratiskan biaya perawatan rumah sakit kelas III
untuk seluruh warga Jakarta, bukan hanya bagi warga miskin. Ini
dilakukan melalui anggaran yang disediakan dan melalui asuransi
kesehatan dengan premi bagi warga Jakarta. Warga miskin akan
dibebaskan dari premi.

Anda juga berencana menggratiskan pendidikan sampai SMU di
Jakarta?

Pembebasan biaya pendidikan sampai sembilan tahun, SD sampai SMP
akan diperluas ke jenjang lebih tinggi. Tingkat partisipasi SMP yang
sudah mencapai 95 persen di Jakarta secara implisit mengharuskan
Pemprov DKI menjalankan wajib belajar sampai 12 tahun, sampai SMU.
Akan dirintis pendidikan gratis sampai SMU dengan prioritas pada
siswa tak mampu dan siswa berprestasi.

FOTO di blog ini foto pemandangan gedung jangkung di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Foto oleh R Adhi Kusumaputra/KOMPAS

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s