Transportasi: Tiket Elektronik di Rute Tanah Abang-Serpong

Sudah pernah datang ke Stasiun Serpong di Tangerang? Tahun lalu ketika menengok stasiun itu, kondisinya masih semrawut. Tapi sekarang wajah stasiun ini lebih bersih dan rapi. Dephub, dalam hal ini, PT KA berkomitmen meningkatkan pelayanan jasa angkutan massal KA. Lintas Tanah Abang-Serpong dibuat jalur ganda. Stasiun Serpong dipermak habis. Tiket elektronik digunakan dengan teknologi canggih.


Saya terkesan ketika tahu bahwa lintas KA Tanah Abang-Serpong kini menggunakan tiket elektronik. Tiket itu cukup ditempelkan ke mesin di pintu masuk. Ini uji coba pertama PT KA di Indonesia. Semuanya karya putra-putri Indonesia.

KOMPAS
Rabu, 04 Jul 2007
Halaman: 25
Penulis: ksp

Transportasi

TIKET ELEKTRONIK DI RUTE TANAH ABANG-SERPONG
Tangerang, Kompas
PT Kereta Api mulai hari Rabu (4/7) ini memberlakukan tiket
elektronik untuk KRL AC di jalur Tanah Abang-Serpong. Ini merupakan
penerapan tiket elektronik pertama di Indonesia untuk penumpang KA.
Kepala PT Kereta Api (KA) Daerah Operasi I Judarso, yang ditemui
di Stasiun KA Serpong, Tangerang, kemarin sore, menjelaskan,
penerapan tiket elektronik ini seiring dengan pengoperasian KRL AC
ekonomi jurusan Tanah Abang-Serpong.
Tiket elektronik ini berlaku di Stasiun Tanah Abang, Stasiun
Palmerah, Stasiun Kebayoran, Stasiun Pondokranji, Stasiun Sudimara,
dan Stasiun Serpong.
Penumpang yang membeli tiket elektronik di loket harus sesuai
tujuan. Penumpang harus menempelkan tiket itu di pintu masuk. Jika,
misalnya, penumpang turun di stasiun lain yang tujuannya lebih jauh,
penumpang itu tak bisa keluar. “Dia harus membayar sisa harga tiket
yang harus dibayar,” kata Fino Nasution, software engineer PT LEN,
yang mengoperasikan sistem tiket elektronik dengan metode radio
frequency communication.
Dari sisi kompleksitas, pengoperasian tiket elektronik ini
merupakan yang pertama di Indonesia. “Busway memang menggunakan
tiket elektronik, tapi PT KA di jalur Tanah Abang-Serpongini lebih
rumit,” kata Fino.
Penjualan tiket ini dalam bentuk berlangganan dan isi ulang.
Adapun pengoperasian KRL AC ekonomi empat kali dari Tanah Abang
dan empat dari Serpong. Kepala Humas PT KA Daerah Operasi I Akhmad
Sujadi mengatakan, jadwal yang diutamakan pada pagi dan sore, pada
jam sibuk. Namun, PT KA akan melihat kemungkinan KRL AC ekonomi
dioperasikan pada jam “sepi” antara pukul 09.00 dan 15.00. Frekuensi
operasi KA yang saat ini 28 kali akan bertambah menjadi 32 kali di
rute Tanah Abang-Serpong.
Sujadi menambahkan, KRL ekonomi masih tetap beroperasi melihat
kondisi ekonomi penumpangnya. Jumlah penumpang KA Tanah Abang-Serpong saat ini tercatat 27.000 per hari. Jumlah ini diperkirakan meningkat.
Pendapatan bakal naik 40 persen.
Soal Stasiun Rawabuntu, Judarso menegaskan tetap
beroperasi. “Apalagi BSD punya rencana bangun di sana,” katanya.
Menteri Perhubungan Jusman Safii Djamal Selasa petang meninjau
Stasiun Serpong, didampingi Dirjen Perkeretaapian Soemino Eko Saputro
dan Direktur PT KA Ronny Wahyudi. Rencananya, Rabu ini Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan pengoperasian rel ganda Tanah
Abang-Serpong dan Stasiun Serpong yang direnovasi. (KSP)

FOTO di blog ini foto KRL AC Ekonomi Greenline yang akan beroperasi di lintas Tanah Abang-Serpong dengan tarif Rp 5.000/penumpang (atas) dan wajah baru Stasiun KA Serpong setelah direnovasi (bawah). Foto-foto oleh R. Adhi Kusumaputra/KOMPAS

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s