Wisata: Berlibur di Kepulauan Seribu

Kepulauan Seribu sekarang asyik lho jadi tempat liburan sekaligus tempat mengenal kekayaan bahari Jakarta. Dulu, yang saya tahu, berlibur di Kepulauan Seribu hanya untuk orang-orang berduit. Mereka menginap di resor-resor mewah yang harganya sulit dijangkau masyarakat kebanyakan. Sekarang, dua tahun terakhir ini, berlibur di Kepulauan Seribu, menginap di mes Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu (TNLKS) maupun di homestay warga setempat, menjadi pilihan. Tinggal memilih paket wisata bahari yang ditawarkan TNLKS, misalkan paket terlengkap, kita sudah bisa menikmati 15 obyek wisata bahari di Kepulauan Seribu, termasuk mengenal awal snorkeling dan diving. Asyiknya lagi, bisa menikmati ikan segar dari laut. Murah meriah lho, apalagi kalau datangnya rombongan. Selengkapnya baca laporan di halaman Metropolitan Kompas.

KOMPAS
Jumat, 22 Jun 2007
Halaman: 28
Penulis: R Adhi Kusumaputra

Wisata
LIBURAN KE KEPULAUAN SERIBU

Oleh R Adhi Kusumaputra

Liburan panjang telah tiba. Mengapa Anda tidak mencoba berlibur
ke Kepulauan Seribu? Salah satu tempat yang relatif murah yang dapat
Anda kunjungi adalah Pulau Pramuka, pusat pemerintahan Kabupaten
Administratif Kepulauan Seribu, Jakarta Utara.

Mengapa disebut tidak mahal? Anda dapat memilih salah satu dari
tiga paket wisata bahari yang dikemas Balai Taman Nasional Laut
Kepulauan Seribu (TNLKS) dengan harga relatif terjangkau.

Misalkan Anda memilih paket empat hari tiga malam, Anda “hanya”
membayar Rp 600.000 per orang (maksimal 30 orang dan kelipatannya),
tetapi sudah dapat menikmati 15 obyek wisata bahari, sudah termasuk
biaya transportasi, akomodasi (AC/TV), dan logistik (tujuh kali makan
dan 5 kali snack). Menginap selain di mes, juga di homestay milik
warga setempat.

Pengunjung berangkat dari Marina Ancol menggunakan speedboat
dari Marina Ancol butuh waktu satu jam. Dari pelabuhan rakyat Muara
Angke, menggunakan kapal kayu (ojek) butuh waktu dua setengah jam.
Wisatawan berhenti di Suaka Margasatwa Pulau Rambut seluas 45
hektar, yang ditumbuhi hutan bakau rimbun dan terumbu karang indah,
dan didiami puluhan ribu ekor burung.

Di Pulau Pramuka, pulau permukiman yang menjadi pusat
administrasi dan pemerintahan Kabupaten Kepulauan Seribu, Anda akan
disambut dengan es kelapa muda segar dan sukun goreng, atau dodol
rumput laut, makanan khas setempat.

“Di pulau ini, Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu mengelola
Pusat Wisata Pendidikan dan Konservasi Laut. Pengunjung belajar
sembari menikmati kegiatan wisata, termasuk wisata outbound dan
sembilan elemen highropes,” kata Kepala Balai TNLKS Sumarto di Pulau
Pramuka, pekan lalu.

Anda dapat berkenalan dengan biota laut langka, tukik, atau
anakan penyu sisik dan melihat Laboratorium Hatchery Biota Laut
Langka. Juga dapat memberi makan penyu dan melepas tukik ke laut.

Pengunjung dapat mengenali jenis mangrove dan lamun, termasuk
menanamnya. Juga dapat melakukan transplantasi karang hias bermetode
rockpile yang mudah, murah, ramah lingkungan dengan tingkat
keberhasilan tinggi. Mangrove, lamun, dan karang merupakan tiga
ekosistem laut yang berperan penting membangun ekosistem laut
Kepulauan Seribu yang optimal.

Di Pulau Pramuka, pengunjung dapat melihat penangkaran kupu-kupu
di TNLKS, termasuk siklus metamorfosa kupu-kupu.

Selain menikmati panorama alam bahari dan budaya masyarakat

Kepulauan Seribu, pengunjung juga dapat mengenal snorkeling dan
diving (menyelam) secara awal. Kesempatan ini membuat banyak orang
makin cinta bahari karena mereka dapat menyelam di bawah laut,
menyaksikan keindahan alam bahari yang luar biasa. Aktivitas ini
dapat Anda lakukan di baliho apung taman nasional dan di kawasan
PerlindunganLaut Masyarakat Kepulauan Seribu, atau secara khusus di
kawasan penangkaran karang hias.

Bakar ikan
Pengunjung dapat mengunjungi resor wisata Pulau Kotok, lokasi
program rehabilitasi elang bondol dan kijang, serta ke akuarium bawah
laut di Pulau Putri. Anda juga diperbolehkan memancing, membakar
ikan, dan membuat api unggun. Bayangkan, makan ikan bakar di laut,
apa enggak asyik tuh?

Pengelola TNLKS menyediakan pula hiburan organ tunggal, ruang
diskusi, termasuk peralatan sound-system-nya, serta fasilitas
olahraga, mulai dari tenis, bulu tangkis, voli pantai, tenis meja,
sepak bola sampai fitness.

Yang juga menarik, Anda dapat melihat lokasi budidaya perikanan
dan kelautan seperti ikan konsumsi (bandeng dan kerapu), rajungan,
kima, teripang, rumput laut, dan ikan hias. Anda juga boleh memberi
makan ikan-ikan besar seperti ikan napoleon, barakuda, platak, kue,
dan julung-julung dalam jaring apung. Pengunjung dapat belajar
bagaimana proses budidaya ikan konsumsi skala kecil dan skala
industri milik PT Nusa Ayu Karamba, termasuk atraksi cabut duri
bandeng.

Jika ada waktu, pengunjung mengunjungi tempat pengumpul ikan
hias, dikelola nelayan di Pulau Panggang, yang bersertifikasi
internasional. Anda pun dapat membeli koleksi ikan hias.

Dibanding resor mewah di Kepulauan Seribu, harga paket terlengkap
menginap di Pulau Pramuka itu sangat murah. Untuk 30 orang menginap
empat hari tiga malam nilainya Rp 18 juta. Di pulau resor biayanya
mencapai Rp 100 juta, dengan obyek sama. Sebab pengunjung resor harus
ke Pulau Pramuka dan pulau permukiman lainnya. Lagi pula, apa-apa
mesti bayar lagi. Namun, jika Anda memilih paket tiga hari dua malam,
biaya yang dikeluarkan Rp 500.000 per orang, maksimal 30 orang, atau
paket dua hari satu malam Rp 400.000 per orang.

Nah, isilah liburan Anda dengan menikmati wisata bahari yang
murah meriah, tetapi sarat pengetahuan bahari.

FOTO di blog ini foto saat matahari terbenam di Kepulauan Seribu, Jakarta. Foto oleh R Adhi Kusumaputra/KOMPAS

Iklan

One response to “Wisata: Berlibur di Kepulauan Seribu

  1. Salam kenal,

    Sy tertarik dengan tulisan tentang wisata ke pulau pramuka coz sy punya rencana liburan ke sana. Boleh tahu ga, paket wisata bahari dari TNLKS itu sudah termasuk biaya dari jakarta menuju pulau pramuka atau hanya biaya selama di sana??

    Thx bgt infonya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s