Menhub:Stasiun KA Rawabuntu Tak Akan Ditutup

KOMPAS CYBER MEDIA
Selasa 17 April, 18:38 wib

Menhub: Stasiun KA Rawabuntu Tak Akan Ditutup

Laporan Wartawan Kompas R. Adhi Kusumaputra

TANGERANG, KOMPAS – Menteri Perhubungan Hatta Rajasa menegaskan, Stasiun Rawabuntu di Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, tidak akan ditutup. Stasiun yang saat ini masih disebut perhentian itu malah akan direnovasi mengingat segmen pasarnya yang bagus.

“Renovasi Stasiun Rawabuntu harus difasilitasi oleh pengembang BSD City karena salah satu tujuannya untuk melayani warga perumahan itu. PT Kereta Api akan bekerja sama dengan BSD,” kata Hatta Rajasa menjawab Kompas di sela-sela peninjauan penggunaan rel ganda di Stasiun KA Serpong, Selasa (17/4) pagi.

Hatta Rajasa menambahkan, PT KA akan bekerja sama dengan pengembangan perumahan di sekitar stasiun. Hatta mengakui tidak semua calon penumpang harus ke Stasiun Serpong karena Stasiun Rawabuntu pun punya potensi besar. “Kami sedang berkoordinasi untuk mewujudkan hal ini,” kata Menhub.

Beberapa pekan lalu, masyarakat pengguna KA yang biasa naik dan turun di Stasiun Rawabuntu berunjuk rasa menolak rencana PT KA menutup Stasiun Rawabuntu. Mereka menolak dipusatkan di Stasiun Serpong karena lalu lintas ke Stasiun Serpong semrawut dan macet. Ini dialami Kompas ketika melintas di depan Pasar Serpong. Jarak 2 km harus ditempuh dalam waktu 20 menit karena angkot ngetem seenaknya.

Juru bicara PT BSD Dhony Rahajoe yang ditanya terpisah soal pernyataan Menhub itu menjawab singkat, “PT BSD adalah perusahaan pengembang di bidang pembangunan permukiman. Untuk terjun di bidang layanan transportasi, belum terpikirkan.”

Kepala PT KA Daerah Operasi I Judarso secara terpisah membenarkan Stasiun Rawabuntu tetap beroperasi ketika rel ganda diresmikan Mei nanti. “Kami sedang membahas rencana menggeser stasiun itu,” kata Judarso.

Manajer Proyek Persinyalan dan Telekomunikasi PT LEN Avianda Oscar menjelaskan, sistem persinyalan di lintas Tanah Abang-Serpong dibuat oleh PT LEN, industri dalam negeri. Sebelumnya sistem ini dikerjakan perusahaan Perancis.

Oscar mengatakan, kereta rel listrik (KRL) dengan pengatur suhu udara tetap dapat berhenti di Stasiun Rawabuntu ketika rel ganda diresmikan. “Kalau Rawabuntu hanya sekadar halte, masih bisa berhenti. Namun, jika ingin direnovasi menjadi stasiun baru, lokasinya harus digeser antara 1-1,5 km menurut aturan persinyalan,” katanya.

Hatta mengemukakan pula, Dephub akan membangun rel ganda hingga ke Maja dan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten pada tahun 2008. “Anggaran Dephub sekitar Rp 3,8 triliun. Sebagian di antaranya untuk membiayai pembangunan rel ganda hingga ke Rangkasbitung di lintas barat,” kata Hatta.

Dalam peninjauannya ke Stasiun Serpong, Hatta juga mencoba penggunaan tiket elektronik yang akan diuji coba pada Mei nanti, setelah Presiden RI meresmikan penggunaan rel ganda di lintas Tanah Abang-Serpong.

Foto di blog ini foto Menhub Hatta Rajasa sedang mencoba tiket elektronik di Stasiun Serpong. Foto oleh R Adhi Kusumaputra/Kompas

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s