Teknologi GPS: Tak Perlu Takut Tersesat di Jalan

Pengantar

Teknologi GPS dalam mobil sudah datang. Para penggemar car audio sudah menunggunya. Dengan teknologi ini, betul, Anda tak perlu takut tersesat di jalan! (KSP)

KOMPAS


Telekomunikasi

Kamis, 15 Maret 2007

Teknologi GPS

Tak Perlu Takut Tersesat di Jalan

R Adhi Kusumaputra

Jika Anda pusing mencari alamat klien, teman, atau siapa pun, ataupun hanya sedang berjalan-jalan di tempat yang tidak Anda kenal, kini tak usah takut tersesat. Sebab, perangkat penerima sinyal global positioning system atau GPS sebagai penentu posisi sudah semakin mudah ditemukan.

Sebuah perusahaan produk multimedia dalam kendaraan, Avix, yang menjalin kerja sama dengan perusahaan Solo System, meluncurkan produk tersebut pada bulan Maret ini. Tujuannya satu, membantu pengendara mobil melihat lokasi kendaraan pada sebuah peta digital, termasuk ketika tengah mencari alamat di tempat yang tidak dikenal.

GPS yang terintegrasi dalam perangkat multimedia Avix ini merupakan yang pertama di Indonesia, dikembangkan oleh ahlinya, Solo System. “Selain dengan Avix, kami sudah menjalin kerja sama antara lain dengan Nokia, PO Nusantara, PT Pertamina, dan Bluebird,” kata Chief Software Architect Solo System Arifin Effendy kepada Kompas, pekan lalu.

Avix sendiri, kata Vice President Director PT Sumber Limasindo Hendrik Alamsyah, mengaku bertemu jodoh dengan Solo System. Alhasil, pertemuan dua teknologi multimedia ini menghasilkan perangkat mobil yang canggih, yang dapat dinikmati pengendara mobil di Indonesia.

Produk-produk multimedia mobil yang dilengkapi GPS sejauh ini belum merupakan GPS khusus untuk Indonesia, sekalipun di negara-negara maju GPS sudah menjadi kelengkapan bagi taksi. Dalam hal ini Solo System boleh disebut sebagai perusahaan yang “membuka hutan” mengembangkan teknologi GPS di Indonesia.

“Car multimedia sangat berguna bagi orang-orang sibuk di kota-kota besar seperti Jakarta. Tren dan kebutuhan ini menjadi peluang bagi kami untuk mengembangkan produk car multimedia Avix sebagai pemandu jalan, selain menciptakan kenyamanan di dalam mobil,” kata Handy Surya, Presiden

Direktur PT Sumber Limasindo, yang mengembangkan Avix.

Toyota Indonesia sudah melengkapi produknya, seperti Yaris dan Fortuner, dengan alat navigasi GPS dari Solo System dan Avix ini. “Pada masa depan kami menjalin kerja sama tidak hanya dengan ATPM Toyota, tetapi juga dengan ATPM lain di Indonesia. Memang ini pengecualian. Biasanya ATPM Jepang menggunakan produk Jepang, tetapi kali ini Avix dari Korea Selatan mampu membuktikan kualitas sehingga dipilih sebagai kelengkapan multimedia di dalam mobil,” kata Handy Surya.

Sistem kerja
Untuk Indonesia, kota-kota mana saja yang dilayani navigasi GPS ini?
Arifin Effendy mengatakan, selain Jakarta, kota-kota yang sudah mendapat layanan GPS adalah Bandung, Cirebon (Jawa Barat), Tegal, Pekalongan, Purwokerto, Banyumas, Magelang, Solo, Semarang, Kudus (Jawa Tengah), Madiun, Gresik, Surabaya, Mojokerto, Sidoarjo, Kediri, Malang, Jember (Jawa Timur), Bali, Palembang (Sumatera Selatan), Lampung, Pekanbaru (Riau), Padang (Sumatera Barat), Medan (Sumatera Utara), dan Banjarmasin (Kalimantan Selatan).

Semua peta lengkap dengan nama jalan serta tempat-tempat layanan publik. Sudah tentu untuk mendukung semua kota ini harus sudah tersedia peta digital yang akurat.

Bagaimana GPS dalam mobil ini bekerja? Ketika akan melakukan koneksi GPS, dibutuhkan sekitar tiga menit untuk mengetahui posisi mobil. Tekan GPS dan connect.

Setelah muncul tanda panah, pengendara dapat mencari alamat dituju dalam find as destination dengan berbagai fitur, mulai dari nama jalan, bandar udara, apartemen, ATM/bank, bangunan bersejarah, bengkel, kafe, dokter gigi, gedung, gereja, hotel, kantor polisi, kantor pos, kantor telekomunikasi, kantor kedutaan besar, kebun binatang, kolam renang, kompleks perumahan, kantor instansi pemerintah daerah mulai dari kantor gubernur sampai kantor camat, kuburan, lapangan olahraga, masjid, pasar, sampai SPBU.

Alat navigasi GPS di dalam kendaraan mendapat sinyal dari satelit untuk mengenali posisi. “Tingkat akurasi GPS ini sangat baik karena didukung oleh 12 satelit di seluruh dunia. Tingkat akurasinya sampai 15 meter sehingga pemetaan terjadi real time. Kursor bergerak sesuai dengan kecepatan mobil,” katanya.

Yang juga menarik, di dalam layar ada informasi rute kapan harus belok kanan atau belok kiri untuk mencapai alamat yang dituju. Bahkan, instruksi ini bisa dilakukan dengan suara sehingga tidak mengganggu konsentrasi sopir dalam mengemudi, terutama di tempat yang ramai.

Mengingat pesatnya perkembangan kota di Indonesia, GPS Solo System yang sudah mencakup Jawa, Bali, dan Sumatera ini akan di-upgrade terus-menerus, termasuk point of interest dalam navigasi ini, misalnya, SPBU, ATM, dan restoran.

Lolos dari kemacetan
Denny Setiawan, penggemar multimedia mobil, mengusulkan agar dalam alat navigasi GPS ini dimasukkan juga lokasi wisata untuk memudahkan mencari lokasinya. “Kami berharap pada masa depan dapat bekerja sama dengan Polri agar informasi kemacetan lalu lintas di Jakarta dapat diketahui dari sini,” kata Handy Surya.

Jangan takut nyasar! Ketika Kompas mencoba alat GPS ini, ternyata kalaupun kita tidak menuruti kursor tanda panah yang ada, GPS tetap memandu kita menuju alamat dituju dari jalan yang dilalui dan akhirnya sampai juga ke alamat dituju. Pengalaman ini dialami Budi, ketika banjir melanda Jakarta belum lama ini.

“Saya pulang kantor dari Kembangan, Jakarta Barat, hendak pulang ke Cibubur, Depok. Tapi dalam perjalanan saya terjebak banjir di Kembangan dengan air setinggi orang dewasa. Saya lolos dari banjir, tetapi jalan macet di mana-mana. Karena saya menggunakan GPS, saya dibantu melalui jalan tikus, yang sebelumnya tidak saya ketahui. Tapi yang penting destinasi utama adalah Cibubur. Saya ikuti saja panduan GPS itu, dan akhirnya berhasil tiba di rumah dalam waktu satu jam,” ujar Budi menceritakan pengalamannya menggunakan alat navigasi GPS Avix dan Solo System ini.

Sebetulnya, teknologi multimedia mobil Avix ini tak hanya membantu memandu jalan. Jika terjebak kemacetan di jalan pun, pengendara mobil dapat menikmati hiburan di dalam mobil dengan asyik. Mulai dari menikmati siaran televisi, menonton film DVD, VCD, ataupun CD, menikmati musik dari MP3 dan MP4, sampai mendengar siaran radio.

Selain itu, koneksi Bluetooth build-in pada produk Avix ini dapat membantu pengendara mobil yang menerima panggilan telepon untuk langsung menjawab tanpa harus menempelkan ponsel ke telinga. Suara penelepon langsung terdengar dan pengendara tinggal bicara biasa.

Produk multimedia ini dilengkapi dengan SD Card dengan kapasitas hingga 5 GB sehingga mereka yang ada dalam kendaraan dapat melihat foto digital, misalnya. Produk ini juga dapat terkoneksi dengan iPod, hanya dengan memasukkan kabel data iPod ke produk Avix ini. Dengan fasilitas ini, pengendara dan penumpang mobil dapat menikmati hiburan dengan asyik meski suasana di luar macet.

FOTO di blog ini teknologi GPS dalam mobil yang dikembangkan Avix dan Solo System, oleh R Adhi Kusumaputra/KOMPAS

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s