Pengantar
Konflik etnis di Sambas membawa korban lain. Markas Polsek Tebas diserang massa bersenjata. Sementara korban bertambah. Jumlah pengungsi pun meningkat. (KSP)

KOMPAS
Rabu, 24 Feb 1999
Halaman: 11
Penulis: KSP

MAPOLSEK TEBAS DISERANG MASSA
Tebas, Kompas

Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Tebas, Kabupaten Sambas,
sekitar 207 kilometer utara Pontianak, Kalbar, hari Selasa (23/2)
sekitar pukul 23.45 dikepung dan mulai diserang massa yang mengejar
warga yang mengungsi ke markas itu. Polisi terpaksa melepaskan
tembakan peringatan untuk menghambat niat tersebut.

Kejadian ini menyusul keributan antarwarga di Tebas, yang
menghanguskan setidaknya 20 rumah dan dua truk Senin lalu. Akibat
keributan itu, banyak warga mengungsi ke Mapolsek Tebas, namun warga
lainnya tetap mengejarnya.

Hingga tengah malam, situasi di sekitar Mapolsek Tebas terasa
mencekam. Para pengungsi yang sebagian ibu-ibu dan anak-anak tampak
sangat lelah dan khawatir. Beberapa di antaranya menangis, tak dapat
lagi menahan perasaannya.

Untuk mengantisipasi keadaan yang tidak diinginkan, Kepala
Kepolisian Daerah Kalbar, Kolonel (Pol) Chaerul Rasjid kemarin
memerintahkan jajarannya untuk melakukan tembak di tempat terhadap
siapa pun yang mengacaukan suasana di Kecamatan Pemangkat, Tebas,
dan Jawai.

Sementara itu, korban keributan antarwarga itu bertambah menjadi
lima orang. Dua yang terakhir ditemukan sekitar pukul 21.30 dengan
kondisi tubuh tidak utuh lagi. (ksp)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s