Duh Lezatnya: Le Resto, Makan di Sofa dan Suasana Cozy

Pengantar
Le Resto adalah nama restoran di Semarang, yang menghadirkan suasana cozy dengan sofa. Belum banyak restoran di ibu kota Jawa Tengah itu memiliki konsep modern seperti ini. Karena biasanya, orang Semarang sudah cukup nikmat makan di warung kaki lima di Simpang Lima atau pun di pecinan. (KSP)

KOMPAS
Jawa Tengah
Sabtu, 11 Jun 2005
Halaman: 3
Penulis: KSP

LE RESTO, MAKAN DI SOFA DAN SUASANA “COZY”


ANDA penikmat makan di lokasi yang cozy? Salah satu tempat baru
yang bisa Anda kunjungi adalah LeResto di Jalan Sultan Agung,
Semarang.

Di resto yang baru dibuka sebulan lalu itu, Anda dapat menikmati
makan siang dan makan malam dalam suasana berbeda, duduk di sofa
empuk dengan meja yang didesain sedemikian rupa sehingga Anda tetap
merasa nyaman.

Anda pun bisa sekadar ngopi, ngobrol, nongkrong di tempat ini,
sambil menikmati aneka makanan ringan sembari meneguk kopi ataupun
minuman ringan.

Kelebihan lain LeResto adalah lokasinya berdampingan dengan
tempat bermain biliar, Tungdeblang, satu tempat hang-out baru di
kota ini.

“Pengunjung LeResto sebulan terakhir ini eksekutif muda,
kalangan profesional seperti dosen, pengusaha, dan juga mahasiswa,”
kata General Manager LeResto, Edvy G Ardani dalam percakapan dengan
Kompas, Jumat (10/6) siang.

Nama LeResto sengaja diambil karena nama ini bisa berarti dua
makna. Dalam Bahasa Perancis, artinya sudah jelas, restoran. Sedang
jika diplesetkan dalam bahasa Jawa, bisa berarti, “Leres toh, benar
(enak) kan?”

Edvy kelahiran Semarang dan pernah mengenyam pendidikan di
Perancis, bersama pemilik resto ini, Yuanita, menyulap rumah tua di
tepi Jalan Sultan Agung menjadi sebuah restoran baru yang “wah”
dengan furnitur modern.

“LeResto boleh jadi restoran pertama di Semarang yang menawarkan
makan di meja makan dengan tempat duduk sofa yang empuk,” kata Edvy.
“Tempat makan dengan sofa empuk sering kali jadi rebutan.
Mungkin karena setelah makan, tamu bisa ngobrol santai sembari ngopi
di sini. Jadi tidak terlalu formal suasananya,” jelas Edvy yang
pernah menjabat F&B Manager Hotel Novotel di Bali dan Asisten GM
Hotel Ibis Mangga Dua Jakarta.

Pemilihan lokasi yang strategis di Jalan Sultan Agung, membuat
LeResto cepat dikenal orang. Ruas jalan ini menghubungkan kawasan
Semarang atas dengan Semarang bawah. Mereka yang tinggal di Bukit
Sari, Banyumanik dan daerah atas lainnya, biasanya tergerak untuk
singgah di LeResto.
***

Harga makanan yang disajikan LeResto berkisar antara Rp 15.000
(kentang goreng) dan Rp 85.000 (sirloin steak). Sedangkan harga
minumannya paling murah Rp 8.000 (soft drink) dan paling mahal Rp
28.000 (bir).

Beberapa menu andalan LeResto antara lain The Marvelous Lamb
Chop (daging kambing muda bumbu wijen yang disajikan ala Thai),
Snapper Thai Italian, Beef Fillet, Fresh Snapper, Spaghetti
Carbonara, Aglio Pepperoncini, sampai Nasi Goreng Jawa.

Menurut Edvy, sejak Kamis (9/6) lalu, restoran yang dikelolanya
menyajikan sejumlah menu baru. Antara lain Salmon Terryaki, Beef
Suitzel, Creme Brulee, Mediterranean Salad dan Tostados del LeResto.
Singkat kata, menu-menu di LeResto dinilai pas oleh penggemar makan
di Semarang. Dan yang juga dicari oleh mereka yang datang ke LeResto
adalah suasana yang cozy. Sebab, masih jarang restoran di Semarang
yang menghadirkan suasana seperti di LeResto.

Beberapa tamu mengaku, suasana nyaman membuat mereka betah,
apalagi kualitas makanan yang dihidangkan sesuai dengan harga. Nah,
Anda tertarik? (ksp)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s