Bambang Handoyo, Berburu Barang Antik, Bisnis Hotel, dan "Finance"

KOMPAS

Jawa Tengah

Selasa, 22 Feb 2005

Halaman: 3

Penulis: ksp

BAMBANG HANDOYO, BERBURU BARANG ANTIK, BISNIS HOTEL, DAN “FINANCE”

Tidak banyak pebisnis yang tertarik menanamkan investasinya pada
barang antik. Namun, Bambang Handoyo (45), Presiden Direktur Armada
Finance, salah satu anak perusahaan New Armada yang bergerak di
bidang keuangan, jeli melihat peluang ini. Sejak tahun 2000, dia
mulai berburu barang antik dan mengoleksinya.

“Saya mengoleksi barang antik melalui tiga sumber di Solo,
Semarang, dan Magelang. Mereka bukan pedagang. Salah satunya,
notaris yang berdagang barang antik,” kata Bambang Handoyo dalam
percakapan dengan Kompas, Sabtu (19/2) malam di Hotel Laras Asri,
hotel resor baru miliknya di Kota Salatiga.

Kecintaannya pada barang-barang antik inilah yang kemudian
membuatnya terdorong menanamkan investasi membangun sebuah hotel
resor yang didominasi barang-barang antik.

“Awalnya, saya membeli tanah sitaan BII seluas 11.600 meter
persegi yang kemudian bertambah menjadi 25.000 meter persegi. Tanah
itu tanah tegalan tak produktif. Tapi, waktu itu belum terpikir akan
dibangun apa,” cerita Handoyo.

Tahun 2002, baru muncul ide, mengapa tidak dibangun
hotel? “Waktu itu pun yang terpikir bukan membangun hotel resor,
tapi hanya penginapan yang mendukung pusat pelatihan (training
center). Setelah itu, baru muncul bagaimana membangun hotel yang
konsepnya berbeda. Pokoknya, hotel yang di Jateng dan DI Yogyakarta
belum ada,” ujarnya.

Mungkin mirip Hotel Aman Jiwo di Magelang, yang berada di tengah
desa dan mengandalkan Candi Borobudur sebagai daya pikat. Namun,
Aman Jiwo boleh dikatakan terlalu mahal dan high class karena target
pangsa pasarnya orang-orang asing berkantong tebal.

Lalu diciptakanlah hotel resor dan spa yang dinamakan Laras
Asri. Konsepnya menyatu dengan alam. Sungai yang berada di kawasan
hotel ini dibiarkan asli. Gemericik air sungai terdengar jelas, akan
membuat pengunjung betah berada di hotel ini.

Yang membuat Hotel Laras Asri berbeda adalah desain interiornya
yang bernuansa etnik, perpaduan Jawa dan China. Di sinilah Bambang
Handoyo memamerkan berbagai koleksi barang antiknya.

“Ternyata, apa yang saya lakukan dengan memburu barang antik
sejak lima tahun lalu, ada manfaatnya. Sekitar lima puluh persen
furnitur, pernak-pernik lampu dan hiasan di Hotel Laras Asri
merupakan koleksi barang antik,” katanya.

“Saya cuma melestarikan peninggalan budaya. Sebab kalau bukan
saya yang membeli, barang-barang antik itu dibeli orang-orang asing,
dan kita tak bisa menikmatinya lagi,” kata Bambang Handoyo memberi
alasan.

Salah satu barang antik yang dipajang di hotel itu adalah gelas-
gelas kristal dan lampu Paku Buwono X yang berasal dari Keraton
Solo.
***

Salah satu tanda hotel itu menonjolkan peninggalan budaya Jawa
adalah kehadiran dua joglo di sana. Salah satu joglo dibelinya dari
Bojonegoro, Jawa Timur. “Saya beli dalam bentuk rumah asli joglo.
Sebab jika membangunnya dari awal, harganya jauh lebih mahal.
Sedangkan rumah joglo asli, perawatannya lebih murah karena kayu
jatinya asli dan tua,” kata Handoyo memberikan kiatnya.

Di Restoran Graha Sari Rasa, lampu yang tergantung di sana buatan
abad ke-17. “Lampu cabang enam itu lampu langka. Dicari di mana pun,
susah,” jelasnya.
***

Lahir di Desa Keling, Jepara, Jawa Tengah, 17 Juli 1960, Bambang
Handoyo, anak kedua dari enam bersaudara mengenyam pendidikan SD di
Jepara, SMP Kanisius Pati, SMAN Pati, dan pendidikan tingginya di
Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga.
Ia meraih gelar MBA bidang Corporate Finance di Universitas Katolik
Leuven, Belgia. Setelah mengajar di UKSW, Handoyo bekerja di
sejumlah tempat, antara lain di Gudang Garam.

Di Grup New Armada Magelang, dia mengembangkan Armada Finance
pada tahun 1995. Dia lalu diberi kesempatan memiliki sebagian saham.
Handoyo kemudian mendirikan PT Armada Investama Mitra, patungan
dengan pemilik New Armada, David. Perusahaan ini mengambil alih
sejumlah perusahaan yang umumnya kesulitan keuangan dan
menjadikannya sehat kembali.

Demikianlah, Bambang Handoyo yang sehari-hari sibuk bergelut
bisnis, tetap menikmati hidupnya. Di salah satu sudut di kawasan
Hotel Laras Asri, berdiri rumah tinggal pribadinya yang dipenuhi
dengan barang-barang antik. (Robert Adhi Ksp)

Halaman C
Foto:1
Kompas/robert adhi ksp
BAMBANG HANDOYO

FOTO di blog ini Bambang Handoyo, oleh Robert Adhi Kusumaputra/KOMPAS

LINK TERKAIT http://www.indonetwork.co.id/laras-asri/pt-armada-investama.htm,

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s