Rekonstruksi Pembunuhan Basoeki Abdullah: Tersangka Lewat Lubang Angin yang Sempit

KOMPAS
Senin, 15 Nov 1993

Halaman: 1

Penulis: KSP

Rekonstruksi Pembunuhan Basoeki Abdullah
TERSANGKA LEWAT LUBANG ANGIN YANG SEMPIT
Jakarta, Kompas
Rekonstruksi pembunuhan pelukis legendaris Basoeki Abdullah
dilaksanakan Minggu dinihari (14/11) selama dua jam di rumah korban
Jl Keuangan Raya No 19, Cilandak, Jaksel sempat diwarnai “ketegangan”
ketika putri almarhum, Sidhawati (21) membentak-bentak tersangka Amd
yang melakukan rekonstruksi pembunuhan di kamar almarhum.

Sidhawati yang masuk ke kamar almarhum bersama kekasihnya,
George dan ibunya, Ny Nattaya ketika rekonstruksi sedang berlangsung
ini, dengan suara lantang membentak-bentak Amd, “Kamu harus cium
darah kepala Bapak saya!” sambil menunjuk-nunjuk Amd. Saat itu Amd
sedang memperagakan bagaimana ia masuk ke kamar sambil merangkak.

Kasat Serse Polres Jaksel, Kapten (Pol) Basuki Haryono yang
mengatur rekonstruksi akhirnya meminta Sidhawati keluar dari kamar,
agar rekonstruksi tidak terganggu.

Namun setelah peragaan di kamar korban selesai, Amd “mogok”.
Rupanya pemuda yang bertemperamen tinggi ini “marah” dibentak-
bentak. “Saya tidak bisa berkonsentrasi lagi,” kata Amd kepada
polisi. Namun setelah Kapolres Jaksel, Letkol (Pol) Adang Rismanto
“membujuknya”, akhirnya Amd bersedia memperagakan lagi caranya
memukul korban.

Dikawal ketat
Tersangka Amd (23) yang berperawakan kecil ini dibawa dari
Mapolres Jaksel pukul 00.05 ke tempat rekonstruksi di Jl Keuangan. Di
sana, Amd dikawal ketat oleh sekitar 60 anggota polisi Terutama
ketika ia memperagakan cara memanjat tembok, naik ke atas genteng dan
masuk ke rumah Basoeki Abdullah.

Pelaksanaan rekonstruksi ini sengaja pada dinihari, untuk
menyesuaikan dengan waktu terjadinya peristiwa. “Ini juga untuk
menghindari banyaknya massa yang menonton,” kata Adang. Sedikitnya 60
wartawan media cetak dan elektronik meliput rekonstruksi ini.

Polisi sudah bersiaga sejak pukul 00.00. Mula-mula Amd
memperagakan cara ia naik ke tembok dari sisi kanan rumah, kemudian
menyusuri tembok hingga ke kolam renang di belakang rumah.
Selanjutnya, Amd memperagakan cara masuk ke rumah melalui lubang
angin sempit di atas tempat pencucian piring, sambil membuka baju dan
celananya. Semula ada keraguan, namun setelah Amd memperlihatkan
kemampuannya masuk lubang angin yang sempit itu, keraguan itu hilang.

Setelah itu Amd memperagakan ia masuk ke dapur, menggigit apel
lalu menghabiskannya di teras lantai dua. Setelah itu ia mengambil
tustel, walkman dan samurai pajangan dari atas buffet di bawah
lukisan di ruang tengah. Rekonstruksi diperagakan sampai Amd keluar
dari rumah korban melalui besi penangkal petir.

Rekonstruksi ini disaksikan pula oleh supervisi dari Polda
Metro Jaya, Mayor (Pol) Iskandar Hasan, serta pejabat Kejaksaan dan
tim pembela tersangka Amd dari LBH Generasi Muda Indonesia pimpinan
Roberthus Bait Keytimu SH.(ksp)

FOTO di blog ini lukisan karya Basoeki Abdullah, “Pasar Malam”, dikutip dari http://www.hessink.nl/Webalbum/toetanchamon/schilderijen-I/2191.jpg


Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s