Helm, Penyelamat Anda di Jalanan

KOMPAS
Kamis, 16 Jun 1994
Halaman: 11
Penulis: KSP/TON

HELM, PENYELAMAT ANDA DI JALANAN

BANYAK pro-kontra muncul, ketika peraturan mengharuskan para
pengendara sepeda motor harus mengenakan helm. Amat diyakini bahwa
helm merupakan alat vital bagi pengendara motor, karena pemakaian
helm dapat melindungi kepala pengendara dari cedera.

DENGAN munculnya peraturan itu, mau tidak mau para pengendara
kini harus mengenakan helm. Akan tetapi, amat disayangkan, helm yang
kini banyak dijual di pasaran, sering tidak memenuhi standar
keselamatan. Banyak helm – yang beredar di pasaran – hanya berfungsi
sebagai “penutup kepala” atau melindungi kepala dari panas matahari.

Tidak mengherankan bila sang pengendara jatuh, helm yang jatuh bisa
pecah berantakan. Kalau demikian yang terjadi, lalu kepala
pengendara akan dilindungi dengan apa? Dengan demikian, sebenarnya
belum ada ketentuan standar helm yang aman bagi pengendara.

Tidak sedikit, pengendara sepeda motor yang karena jatuh –
meski sudah mengenakan helm – tidak terselamatkan nyawanya karena
helm sudah pecah berantakan saat sang pengendara terjatuh dari
kendaraan dan kepala membentur jalan atau terbentur kendaraan lain.

Kalau sudah begini yang terjadi, lantas muncul pendapat. Betapa
helm tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya – melindungi kepala
pengendara dari cedera. Itu kalau yang digunakan “helm-helman” yang
banyak dijual di pasaran dan terbuat dari plastik tipis.

“Sebenarnya sejak diberlakukannya penggunaan helm, sudah ada
SII (Standar Industri Indonesia – Red) tentang helm. Namun,
pengawasan khusus SII pada helm, bukan wewenang kami,” ujar Kepala
Satuan Penyidik Ditlantas Polda Metro Jaya, Letkol (Pol) Drs K.
Adjar Triadi kepada Kompas, Selasaadi Jakarta.

Disebutkan, petugas kepolisian hanya dapat mengawasi penggunaan
helm oleh pengendara motor, apakah helm yang digunakan helm “proyek”
atau helm khusus pengendara motor. Atau apakah pengendara motor
mengenakan tali helm atau malah membiarkan tali helm tidak
terpasang.

“Itu yang dapat dilakukan polisi. Tetapi khusus untuk uji petik
helm yang berstandar SII, pihak Departemen Perindustrianlah yang
berwenang. Lagipula, kami tidak memiliki alat khusus untuk uji petik
ini. Yang punya mereka,” lanjut Adjar Triadi.

Berdasarkan pengamatan Kompas, toko-toko banyak menjual helm
yang tidak memenuhi standar, dan diragukan keabsahannya. Perlu
dipertanyakan, apakah SII yang tertempel pada helm yang dijajakan di
toko-toko itu memang sudah lulus tes uji oleh Departemen
Perindustrian. Kalau tidak, ya percuma saja pengendara motor
menggunakan helm, jika helm hanya berfungsi sebagai aksesori dan
tidak punya fungsi apa-apa. Jangankan berfungsi untuk mengamankan
kepala, untuk mengamankan mata supaya tidak kemasukan debu
(klilipen) pun, ternyata banyak “helm” tidak bisa melakukannya.

Aman dari benturan
Keterangan yang dihimpun Kompas menyebutkan, helm yang telah
memenuhi SII antara lain harus bebas atau aman dari benturan, tidak
menimbulkan alergi atau gatal-gatal, dan tidak mengganggu sudut
pandang dan jarak pandang pemakai helm. Ada perbedaan nyata antara
helm proyek dan helm pengendara motor. Jika helm proyek, yang
dilindungi adalah bagian atas kepala, maka helm pengendara motor
selain melindungi bagian atas kepala juga harus melindungi telinga,
dan bagian-bagian lain dari kepala.

Satu hal yang perlu dicatat, helm yang digunakan pengendara
motor dan pernah mengalami kecelakaan (jatuh misalnya), tidak
diperbolehkan untuk digunakan lagi, karena helm itu tidak aman.

Selain perlunya pihak Departemen Perindustrian melakukan uji
petik terhadap helm-helm yang diproduksi dan dijajakan di toko-toko,
baik pula kiranya Lembaga Konsumen turun tangan, mempertanyakan
keabsahan halm-helm yang berlabel SII. Sebab, kepentingan dan
keselamatan konsumen amat diutamakan. (ksp/ton)

TEKS FOTO:
Kompas/arb
KENDARAAN KELUARGA — Sepeda motor di Indonesia sering merupakan
kendaraan keluarga. Namun yang sering terlupakan, adalah pengamanan
yang harus dilakukan, terutama dengan mengenakan helm. Sayang, tidak
semua helm yang dijual di pasaran, memenuhi syarat pengamanan
kepala, seperti yang dikenakan oleh ibu ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s