BSD Ingin Meniru Keberhasilan Singapura

KOMPAS CYBER MEDIA
Kamis, 15 Februari 2007 – 14:43 wib

BSD Ingin Meniru Keberhasilan Singapura

Laporan Wartawan Kompas R Adhi Kusumaputra

TANGERANG, KOMPAS — Pengembang yang membangun Kota Mandiri BSD Tangerang ingin meniru Singapura yang berhasil memadukan pembangunan ekonomi,manusia dan lingkungan dengan selaras sehingga masyarakatnya sejahtera.

Hal ini diungkapkan General Manager Corporate Communication Real Estate and Developer Grup Sinar Mas, Ir Dhony Rahajoe dalam seminar bertema “Peningkatan Kualitas Lingkungan Perumahan dan Permukiman” di kampus ITB Bandung, Kamis (15/2).

Dhony yang mengirimkan ringkasan makalahnya kepada Kompas mengungkapkan, agar tercipta lingkungan yang berkelanjutan, perlu terobosan untuk memadukan seluruh kepentingan stakeholder pembangunan yaitu pertumbuhan ekonomi, pengembangan sosial budaya masyarakat, dan kelestarian lingkungan. Ketiganya harus tumbuh bersama dalam langkah pengembangan yang masif.

“Lingkungan tak mungkin berkelanjutan jika salah satu dari tiga unsur itu dilupakan. Singapura adalah contoh yang baik yang berhasil menerapkan ketiga unsur itu dalam pembangunan wilayah. BSD ingin menirunya,” kata Dhony, yang juga Ketua Bidang Sarana dan Prasarana Kota DPP REI.

Seminar itu dibuka Rektor ITB Prof DR Ir Djoko Santoso MSc. Djoko mengatakan untuk mengatasi berbagai masalah lingkungan, jangan lakukan sepotong-potong. Alam selalu mencari keseimbangan dan manusia perlu menyikapinya dengan teknologi agar tercipta lingungan yang suistanable. Namun Djoko menyayangkan disiplin masyarakat Indonesia masih rendah sehingga sulit mewujudkannya.

Keynote speech dibawakan oleh Ir Abdurachman Idris, Staf Ahli Bidang Iptek dan Industri Menpera. Abdurachman mengungkapkan masih banyak kendala ketimpangan di bidang perumahan dan permukiman. Antara lain kebutuhan rumah untuk golongan berpenghasilan rendah saat ini sangat tinggi, sementara lahan perkotaan semakin mahal dan daya beli lemah.

Selain itu tingkat urbanisasi sangat tinggi dan ketidakteraturan penataan wilayah juga terjadi di mana-mana. Pemerintah membuat strategi antara lain mengembangkan Kasiba, yang dimulai dengan Kabupaten Bontang, Parepare, Banjarmasin, Palembang, dan Ogan Komering Ulu.

FOTO di blog ini diambil dari lantai atas ITC BSD, oleh Robert Adhi Kusumaputra/KOMPAS

LINK TERKAIT http://www.bsdcity.com/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s