Romantisme Rumah Bergaya "Mexican Country"

KOMPAS
Rumah
Jumat, 09 Mei 2003


Romantisme Rumah Bergaya “Mexican Country”

RUMAH bergaya Mexican Country memiliki ciri kehangatan dan keromantisan.Perancang rumah ini mendapat inspirasi setelah menonton film Walk in the Clouds yang dibintangi Keanu Reeves dan Aitana Sanchez-Gijon.

Dalam film itu, sang arsitek melihat sebuah perkebunan anggur Las Nubes di pedesaan pegunungan Meksiko. Dari film itulah arsitek Rini I Sukasdewo berusaha mewujudkan impiannya merancang rumah bernuansa Meksiko dengan warna country.

Nuansa ini tampak pada pemilihan material untuk lantai rumah. Keramik yang digunakan adalah keramik rustic, yaitu keramik yang permukaannya agak kasar. Pintu masuk rumah ini terbuat dari papan kayu yang natural berbentuk melengkung. Lantai di dekat pintu masuk menggunakan marmer yang tidak dipoles yang dibentuk mozaik (tumble marble). Dindingnya diberi lukisan anggur.

Di ruang keluarga terdapat satu sofa dengan meja yang dibuat khas bermotif Meksiko. Demikian pula karpet yang ditaruh di bawah meja, menunjukkan ciri Meksiko. Hiasan dari kayu manis di meja, memperkuat aksen Meksiko.
Jika bagian depan rumah hingga ruang keluarga diberi nuansa latin, maka kamar tidur utama (master bed room) berukuran 4,5 m x 6 m lebih, bergaya Amerika.

Ini ditunjukkan pada cukup tingginya jarak antara kasur dan lantai, minimal 70 sentimeter. Di depan tempat tidur diletakkan bangku panjang tanpa sandaran (bench). Namun, nuansa Meksiko tetap ada, terlihat dari karpet yang digelar di lantai kamar tidur ini (area rug). Agar mengesankan suasana alam, lampu duduk yang dipakai terbuat dari bahan tanah liat sehingga tampak natural. Demikian halnya dengan lantai kamar tidur.

Rini memilih lantai kamar tidur utama itu terbuat dari kayu (parquette), agar suasana lebih hangat. Sebab, kata Rini, penggunaan keramik pada lantai kamar tidur akan mempengaruhi udara di dalam ruangan. Jika di kamar itu digunakan pendingin ruangan (AC), maka udara di kamar akan cepat dingin.

Kamar tidur anak perempuan masih bertema Meksiko. Ini tampak pada penggunaan elemen kaktus di dinding kamar. Bantal dan gulingnya diberi hiasan. Sedangkan pada dinding kamar, diberi semacam border lukisan cat, untuk memberikan kesan kehangatan.

Kitchen set di rumah ini terbuat dari kayu sungkai yang dibedaki pada tahap akhirnya (finishing). Desainnya menonjolkan suasana country. Ini tampak pada rak yang dibiarkan terbuka, dan tidak semua kabinet tertutup. Meja dapur terbuat dari marmer, sedangkan dindingnya diberi keramik kecil (rustic).

Teras rumah di halaman belakang sengaja dibuat lebar dengan ukuran 4,5 m x 10 m. Ada pintu penghubung dari ruang keluarga ke halaman teras belakang. Jika pintu dibuka, ruangan menjadi lebih luas dan bisa digunakan untuk acara pesta keluarga. Di atas teras, diberi pergola kayu yang asri dengan tanaman merambat dan pohon anggur artifisial. Penyangga teras belakang berupa enam tiang beton berdiameter cukup besar, memberi aksen elegan. Di samping teras, dibuat kolam renang berukuran 6 m x 15 m.

Kursi yang digunakan di teras belakang ini terbuat dari kayu. Ini memang kursi outdoor yang dipakai untuk sarapan pagi atau minum teh pada sore hari sambil menikmati taman yang ditata dengan cantik di sekeliling tepian kolam renang.

Rumah ini dirancang khusus untuk mereka yang menginginkan suasana pedesaan di tengah kebun anggur di pegunungan di Meksiko. (Robert Adhi KSP)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s