Hubungan Kota Kembar Diarahkan Pada Kerja Sama Ekonomi

KOMPAS
Jumat, 01 Aug 1997
Halaman: 3
Penulis: ADHI KSP

HUBUNGAN KOTA KEMBAR DIARAHKAN
PADA KERJA SAMA EKONOMI
San Diego, Kompas
Hubungan kemitraan sister city (kota kembar, kota bersaudara) pada
zaman era globalisasi seperti sekarang, sudah waktunya diarahkan pada
kerja sama yang hasilnya lebih konkret seperti kerja sama ekonomi dan
perdagangan, tidak lagi sekadar pertukaran kebudayaan, kesenian,
pendidikan.

Harapan dan keinginan ini terungkap dalam Konferensi Sister Cities
International di San Diego, California, Amerika Serikat hari Rabu
(30/7) waktu setempat atau Kamis (31/7) WIB. Para pembicara yang
menyinggung masalah ini antara lain Dr Richard E Feinberg, Dekan
Hubungan Internasional dan Studi Kawasan Pasifik pada Universitas
California, San Diego; juga Drs Robert P Silalahi, Kepala Biro Kerja
Sama Antarkota dan Antardaerah (Kakda) DKI Jakarta yang juga Sekjen
IULA (International Union of Local Authorities) Asia Pasifik.

Wartawan Kompas, Robert Adhi Ksp yang meliput konferensi itu
melaporkan kemarin, saat ini menurut Dr Richard, warga dunia hidup
pada masa pasar globalisasi. Para pedagang dan penanam modal mungkin
masih dapat memasarkan produk-produknya di pasar dalam negeri. “Namun
dalam waktu singkat, kesempatan memasarkan di pasar internasional
semakin terbuka. Globalisasi bukan lagi sebagai suatu pilihan, tapi
sudah merupakan kenyataan harus dihadapi. Seluruh negara, termasuk
kota dan masyarakatnya, harus mempersiapkan diri menghadapi masa
globalisasi,” kata Richard.

Bagaimana dengan peranan pemerintah kota (city hall) dalam hal
ini, dan di mana pemerintah kota menempatkan diri? “Globalisasi jelas
memiliki dampak lokal. Apa yang dilakukan pemerintah lokal berpengaruh
pada agenda global. Pemerintah kota atau lokal tetap memiliki kunci
penting,” jelas Richard.

Dia mengajak masyarakat dan pemerintah kota bekerja sama untuk
menjalin kemitraan kota kembar dengan tujuan dan hasil yang konkret,
seperti bagaimana meningkatkan perdagangan antarkota, bagaimana
investasi dapat menguntungkan semua warga kota, bagaimana kerja sama
kota kembar dapat melibas perdagangan obat terlarang, pemutihan uang
dan terorisme internasional.

Sementara itu Kepala Biro Kakda DKI Jakarta Drs Robert P Silalahi
yang membahas “Hubungan Kota-kota Kembar, Kemarin, Hari Ini dan Esok”
antara lain mengingatkan, kerja sama antarkota kembar pada zaman
globalisasi, harus mampu pula meningkatkan hubungan perdagangan dan
ekonomi antarkota.

Mengutip sambutan Presiden Soeharto dalam Raker Gubernur
se-Indonesia tahun lalu, Robert Silalahi mengatakan, “Dalam
pembangunan kota-kota, pikiran kita juga harus menjangkau ke depan.
Kita perlu menyesuaikannya dengan perkembangan yang terjadi di sekitar
kita dan dunia. Kota-kota harus dapat mengambil manfaat yang
menguntungkan dari proses globalisasi..
.”

Silalahi juga berpendapat para pengusaha lokal harus didorong
turut ambil bagian secara aktif dalam usaha memperluas pangsa pasar,
dan menarik investasi melalui jaminan kemitraan yang hasilnya dapat
mempercepat pembangunan di daerah.

“Potensi daerah dapat digali lebih dalam mengingat kedudukan
pemerintah daerah sebagai institusi pemerintah yang langsung
berhubungan dengan masyarakat, memiliki akses langsung untuk
menggerakkan potensi tersebut. Dalam hal ini, jalur kemitraan kota
dapat menjadi salah satu alternatif yang menjanjikan,” kata Silalahi.

Wakil Sekjen Badan Kerja Sama Antarkota Seluruh Indonesia
(BKS-AKSI) Ismail Ibrahim mengatakan, birokrasi yang panjang masih
harus ditempuh untuk dapat berhasil menciptakan hubungan dagang
langsung antarkota kembar. Pengusaha daerah dan pemerintah lokal harus
meminta izin dari Pemerintah Pusat, Depdagri dan Deplu untuk dapat
berhubungan langsung dengan kota di luar negeri. Birokrasi seperti ini
harus dipangkas agar kota-kota di Indonesia tidak semakin tertinggal.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s