Tunjangan PP 37/2006 untuk Rakyat: Politik Cari Muka Parpol

KOMPAS CYBER MEDIA
Kamis, 25 Januari 2007 – 12:46 wib

Tunjangan PP 37/2006 untuk Rakyat:
Politik “Cari Muka” Parpol

Laporan Wartawan Kompas R Adhi Kusumaputra

DEPOK, KOMPAS- Tunjangan PP Nomor 37 Tahun 2006 yang dikonversikan ke pengadaan ambulans, dibagikan ke rakyat miskin, ataupun berbagai alasan yang dicaru lainnya, melanggar berbagai aturan. Pengkonversian itu hanya akan menjadi politik “cari muka” dari partai-partai politik.

“Karena itu DPRD. harus dengan tegas menolak PP 37/2006. Sama sekali tidak ada alasan untuk mengambilnya,” tandas Sekretaris Jenderal Presidium Gerakan Rakyat Depok Menggugat atau Parade Menggugat, Gatot A Bimo kepada pers, Kamis (25/1).

Gatot menilai PP 37/2006 tak ubahnya sebagai jebakan. “Dulu PP No 110/2000 banyak menjerat anggota DPRD 1999-2004. Lalu direvisi menjadi PP No 24 Tahun 2004 agar anggota DPRD tidak semakin banyak terjerat hukum. Kemudian direvisi lagi menjadi PP 37/2005, dan sekarang ada PP 37/2006. Tapi sebenarnya keempat PP itu rawan dengan jeratan hukum,” kata Gatot A Bimo.

Parade Menggugat mengatakan, wakil rakyat yang menjadi subyek yang dimanjakan melalui PP tersebut sudah pasti enggan keluar dari zona kenyamanan. Gatot memberi contoh masalah tunjangan kesehatan, yang oleh PP diamanatkan untuk memperhatikan kesehatan anggota DPRD agar dapat menunjang dan meningkatkan kinerjanya, ternyata dimanipulasi dengan cara meminta kepada perusahaan asuransi, yang menjadi penyelenggara asuransi kesehatan.

Gatot lalu mempertanyakan kepekaan dan kepedulian sosial para wakil rakyat dan minta KPK lebih mencermati hal ini. Parade Menggugat mendesak Gubernur, Bupati Wali Kota menolak dn jangan membayarkan tunjangan PP 37/2006. “Para anggota DPRD yang sudah mengambil uang tersebut, harus sesegera mungkin mengembalikannya, Jika tidak, itu dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi,” tandas Gatot.

Parade Menggugat minta pemerintah pusat segera mencabut PP 37/2006 dan segera menyiapkan aturan sistem penggajian menyeluruh, jauh dari sifat koruptif dan merampok uang rakyat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s