Catatan Sidang Interpol: Dari Kejahatan Lingkungan Sampai Pemalsuan Produk

KOMPAS
Selasa, 01 Nov 1994
Halaman: 9
Penulis: KSP

DARI KEJAHATAN LINGKUNGAN HINGGA PEMALSUAN PRODUK

SELAIN kejahatan narkotika, ada beberapa resolusi baru yang
dihasilkan dalam Sidang Umum ke-63 ICPO-Interpol di Roma, Italia (28
September – 4 Oktober 1994) silam. Berikut ini intisari resolusi,
khususnya yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas.

Kejahatan Lingkungan Hidup
Kejahatan di bidang lingkungan hidup sudah beberapa kali
dibahas dalam Sidang Interpol sebelumnya. Dalam sidang ke-45 di
Accra tahun 1976, diingatkan adanya perdagangan gelap hewan liar.

Dalam sidang ke-61 di Dakar, diputuskan membentuk kelompok kerja
dengan dukungan Interpol dan minta pihak Sekretariat Jenderal
Interpol memasukkan masalah kejahatan di bidang lingkungan hidup
dalam agenda setiap pertemuan internasional tentang kejahatan di
bidang ekonomi yang diselenggarakan Markas Besar Interpol. Dalam
sidang ke-62 di Aruba, diingatkan pula tentang sampah berbahaya yang
diperdagangkan, dan adanya sejumlah species hewan liar dan tanaman
yang diperdagangkan secara ilegal.

Setelah Kelompok Kerja Interpol Masalah Kejahatan Lingkungan
Hidup bertemu pada September 1993 dan Mei 1994 -keduanya di Lyons,
Perancis-, laporan-laporan yang berkaitan dengan kejahatan di bidang
lingkungan hidup meningkat. Antara lain muncul kasus baru, soal
perdagangan bahan radio-aktif dan nuklir. Melihat ancaman terhadap
kemanusiaan dan lingkungan makin serius, Markas Besar Interpol
meningkatkan pelayanan informasi dengan membakukan bentuk laporan
kasus-kasus kejahatan lingkungan hidup, yang disebut “Eco Message”.

Diyakini, “Eco Message” akan meningkatkan pertukaran informasi
dalam kasus-kasus kejahatan lingkungan hidup. Karena itu setiap NCB
(National Central Bureau) diminta melaporkan semua kasus kejahatan
lingkungan hidup dalam bentuk “Eco Message” ke Markas Interpol.

Setiap negara anggota Interpol juga diminta melakukan koordinasi
terutama jika menemukan perdagangan bahan radio-aktif dan nuklir,
yang mulai marak di kawasan Eropa dan negara-negara bekas Soviet.
Pendidikan Hak Asasi Manusia di Sekolah Polisi

Tugas dan pekerjaan polisi harus selalu berdasarkan semangat
Deklarasi Umum tentang HAM (Hak Asasi Manusia – Universal
Declaration of Human Rights). Interpol berkepentingan melindungi
hak-hak dasar asasi manusia, termasuk hak anak-anak. Kerja sama
internasional untuk mencegah tumbuh dan berkembangnnya kejahatan
harus pula berdasarkan HAM. Dalam kaitan ini, setiap anggota polisi
wajib diberi pendidikan latihan dan pengetahuan tentang HAM. Untuk
itu setiap negara anggota Interpol diminta memasukkan mata pelajaran
tentang HAM di setiap sekolah polisi masing-masing.

Pembajakan dan Pemalsuan Barang
Dalam sidang Interpol ke-46 lalu di Stockholm, sudah diingatkan
adanya perdagangan gelap barang-barang curian dan benda-benda tiruan
seperti rekaman suara dan video. Masalah pembajakan dan pemalsuan
produk mempunyai dampak besar yang mempengaruhi ekonomi negara.
Ratusan juta bahkan milyaran uang terbuang sia-sia, dan ribuan buruh
kehilangan pekerjaan karena banyak pabrik terpaksa ditutup.

Perjanjian dan kesepakatan internasional rupanya tak begitu
efektif memberantas kegiatan ilegal ini. Untuk itu penegakan hukum
nasional dan kerja sama kepolisian internasional sangat mutlak dan
penting guna menghadapi pembajakan dan pemalsuan produk ilegal ini.

Tiap NCB diminta menyakinkan pemerintah masing-masing negara tentang
kesadaran akan hal ini. NCB juga diminta mengingatkan pemerintah
masing-masing tentang konsekuensi pembajakan dan pemalsuan produk,
terutama pemalsuan produk di bidang kesehatan dan keselamatan.

Interpol mengimbau kepada setiap negara anggota untuk mengadopsi dan
atau memperkuat/menambah hukum dan peraturan domestik, sebagai upaya
menghadapi kasus pembajakan dan pemalsuan produk. (ksp)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s